Wuling Aira ev Tembus 5.000 Pesanan, Air ev Tetap Dijual Meski Produksi Beralih

JAKARTA — Angka itu keluar dari mulut Direktur Pemasaran Wuling Motors, Ricky Christian, di tengah PEVS 2026 di Kemayoran: lebih dari 5.000 pesanan Wuling Aira ev sudah masuk hingga September 2026, tiga bulan sejak mobil listrik mungil itu dipasarkan. Sekitar separuhnya, kurang-lebih 2.500 unit, sudah sampai ke tangan konsumen.
Total pemesanan kami sudah lebih dari 5 ribu unit sampai September 2026, kemudian pengiriman kepada konsumen sudah mencapai sekitar 2.500 unitRicky Christian, Direktur Pemasaran Wuling Motors — dilansir Detik Oto
Kabar itu sekaligus menjawab pertanyaan yang menggantung sejak Aira ev meluncur di GIIAS 2026: apakah pendatang baru seharga Rp155 juta ini bakal menghabisi kakaknya sendiri, Wuling Air ev? Jawaban Ricky, seperti dilaporkan JournalArta, tegas: tidak. Air ev masih dijual dan masih diproduksi, meski antrean pabrik kini diprioritaskan untuk Aira ev.
(Penjualan) Air ev saat ini masih ada, cuma memang kebanyakan peminatnya konsumen lebih kepada untuk tipe terbaru kita ya, yaitu Aira evRicky Christian, Direktur Pemasaran Wuling Motors — dilansir JournalArta
Pergeseran itu masuk akal kalau melihat angka pameran. Di GIIAS 2026, Aira ev membukukan 2.238 surat pemesanan kendaraan (SPK) dari total 3.290 SPK Wuling — sekitar 68 persen. Dari jumlah itu, 2.073 unit adalah varian Long Range dan hanya 165 unit Standard Range, menurut NTV News. Model yang sama juga menjadi kendaraan listrik penumpang paling banyak diuji pengunjung, dengan 1.648 kali test drive.
- GIIAS 2026 — Wuling Aira ev resmi dipasarkan mulai Rp155 juta (OTR Jakarta); 2.238 SPK tercatat selama pameran, 68 persen dari total SPK Wuling.
- Hingga September 2026 — pesanan Aira ev menembus 5.000 unit dalam tiga bulan pemasaran; sekitar 2.500 unit sudah dikirim ke konsumen.
- PEVS 2026, Kemayoran — Ricky Christian memastikan Air ev tetap dijual, produksi difokuskan ke Aira ev, dan harga 2027 masih dipantau.
Air ev Tetap Dijual, tapi Antrean Produksi Milik Aira ev
Ricky menjelaskan produksi Wuling saat ini berada di angka 2.000-an unit per bulan untuk semua model — bukan khusus Aira ev. Artinya, porsi produksi Air ev akan mengikuti permintaan: kalau peminatnya menyusut, stoknya ikut disesuaikan. Pernyataannya, dikutip JournalArta, berbunyi:
Kita akan mengikuti berdasarkan permintaan konsumen saja sih. Jadi kalau memang permintaannya sudah menurun, tentu nanti akan kita sesuaikan juga untuk stok kita. Sekarang fokus di Aira ev, saat ini produksi kita 2.000-an unit per bulan (semua model)Ricky Christian, Direktur Pemasaran Wuling Motors — dilansir JournalArta
Buat calon pembeli, pesannya praktis: Air ev belum masuk daftar model yang disuntik mati, tetapi jangan heran kalau unitnya tidak sebanyak dulu di dealer. Model yang antre di jalur produksi sekarang adalah Aira ev, dan antrean itu masih menyisakan sekitar 2.500 pesanan yang belum terkirim hingga September 2026.
Harga: Selisih Rp59 Juta di Pintu Masuk
Perbandingan harga kedua model, seluruhnya on the road (OTR) Jakarta, menunjukkan kenapa arus pemesanan berbelok. Pintu masuk Aira ev berada Rp59 juta di bawah pintu masuk Air ev:
| Model | Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|---|
| Wuling Air ev | Lite Standard Range | Rp214 jutaan |
| Wuling Air ev | Lite Long Range | Rp251 jutaan |
| Wuling Air ev | Pro Long Range | Rp307 jutaan |
| Wuling Aira ev | Standard Range | Rp155.000.000 |
| Wuling Aira ev | Long Range | Rp175.000.000 |
Harga Air ev pada tabel di atas memakai angka yang dilaporkan JournalArta ("Rp214 jutaan" dan seterusnya), sementara harga Aira ev memakai daftar resmi dari halaman resmi Wuling Aira ev. Satu catatan soal angka yang beredar: sebuah laporan menyebut harga Aira ev "mulai Rp150 jutaan" — itu pembulatan. Angka resmi pabrikan adalah Rp155 juta untuk Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range.
Long Range Mendominasi: 80 Persen Pesanan
Harga termurah bukan yang paling dibeli. Sekitar 80 persen pesanan Aira ev adalah varian Long Range, menurut Ricky — konsisten dengan komposisi SPK di GIIAS 2026, ketika Long Range menyumbang 2.073 dari 2.238 SPK Aira ev. Dengan kata lain, kebanyakan pembeli rela menambah Rp20 juta dari Standard Range demi baterai yang lebih besar.
Perbedaan keduanya, merujuk spesifikasi resmi Wuling: Standard Range memakai baterai 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km (CLTC), sedangkan Long Range memakai baterai 25,1 kWh hingga 301 km (CLTC). Keduanya memakai motor listrik 30 kW berpenggerak roda belakang, kecepatan maksimum 101 km/jam, dan dukungan DC fast charging 30–80 persen dalam sekitar 35 menit. Dimensinya identik: panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, jarak sumbu roda 2.190 mm, empat pintu, empat kursi, dan radius putar 4,5 meter. Sejumlah laporan membulatkan jarak Long Range menjadi 300 km; angka resmi Wuling adalah hingga 301 km (CLTC).
TKDN 40 Persen Menuju 60 Persen, Harga 2027 Masih Dipantau
Aira ev diproduksi di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 40 persen. Target berikutnya: 60 persen mulai 2027. Ricky menyebut peningkatan itu sebagai sasaran perusahaan, dengan rincian lanjutan yang masih akan disampaikan kemudian, seperti dilaporkan SuaraGarut.
Harga masih sama (sekarang), tapi tahun depan kita masih monitor ya, karena ada perbedaan mata uang, harga material, kemudian tiap tahun biasanya memang ada pajak yang berubahRicky Christian, Direktur Pemasaran Wuling Motors — dilansir Detik Oto
Pernyataan itu penting buat yang berencana membeli awal tahun depan: harga Aira ev saat ini belum berubah, tetapi Wuling belum memastikan apakah banderol 2027 tetap sama. Tiga faktor yang disebut Ricky — nilai tukar, harga material, dan pajak tahunan — adalah variabel yang sama yang lazim menggerakkan harga mobil baru setiap pergantian tahun.
Yang Belum Dijawab
Tiga hal belum terjawab dari keterangan Wuling sejauh ini. Pertama, berapa lama sisa sekitar 2.500 pesanan Aira ev itu akan habis terkirim, mengingat kapasitas produksi gabungan 2.000-an unit per bulan harus dibagi dengan semua model. Kedua, sampai kapan Air ev dipertahankan kalau permintaannya terus menyusut — Ricky hanya menyebut stoknya mengikuti permintaan. Ketiga, keputusan harga 2027, yang baru akan terlihat setelah faktor kurs, material, dan pajak itu dihitung. Artikel ini akan diperbarui begitu Wuling mengumumkan salah satunya.
Tanya-Jawab
Apakah Wuling Air ev berhenti dijual setelah Aira ev meluncur?
Tidak. Direktur Pemasaran Wuling Motors Ricky Christian memastikan Air ev masih dijual dan masih diproduksi. Yang berubah adalah prioritas produksi: pabrik kini fokus memenuhi pesanan Aira ev, dan stok Air ev akan disesuaikan mengikuti permintaan.
Berapa harga Wuling Aira ev?
Standard Range Rp155 juta dan Long Range Rp175 juta, keduanya on the road (OTR) Jakarta. Sekitar 80 persen pesanan adalah varian Long Range.
Berapa pesanan dan pengiriman Aira ev sejauh ini?
Lebih dari 5.000 unit hingga September 2026, tiga bulan sejak dipasarkan. Sekitar 2.500 unit sudah dikirim ke konsumen, sehingga masih ada sekitar 2.500 pesanan yang belum terkirim pada saat itu.
Apakah harga Aira ev akan naik pada 2027?
Belum dipastikan. Wuling menyatakan harga saat ini masih bertahan, tetapi penyesuaian 2027 masih dipantau dengan mempertimbangkan nilai tukar, harga material, dan pajak tahunan.









