Senin, 2 November 2026  |  Jakarta, Indonesia
mediasharing.web.id  |  Cari berita
Portal berita Indonesia — kabar yang sedang ramai dibicarakan, dirangkum dari sumber tepercaya.
Beranda » Nasional » DTKS Digantikan DTSEN: Begini Cara Mengusulkan Data agar Bisa Dapat Bansos
Nasional

DTKS Digantikan DTSEN: Begini Cara Mengusulkan Data agar Bisa Dapat Bansos

Bagikan:WhatsAppXFacebook
Ilustrasi warga mengurus pengusulan data di kantor desa dengan dibantu perangkat desa di depan komputer
Ilustrasi: pengusulan data kesejahteraan kini bermuara ke DTSEN yang dikelola BPS, baik lewat aplikasi Cek Bansos maupun jalur desa/kelurahan. (Ilustrasi generasi AI)

Banyak orang masih mencari cara mendaftar DTKS — padahal data itu sudah tidak lagi menjadi acuan utama penyaluran bantuan sosial. Sejak 2025, pemerintah memakai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai satu-satunya rujukan, dan pengelolaannya berpindah dari Kementerian Sosial ke Badan Pusat Statistik (BPS).

Perubahan ini ditetapkan lewat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 5 Februari 2025. DTSEN menggabungkan tiga basis data yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri: DTKS milik Kemensos, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) milik BPS, dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) milik Bappenas. Sejak triwulan II 2025, penyaluran bansos seperti PKH dan sembako sudah mengacu pada data ini — karena itu memahami DTSEN adalah pintu masuk sebelum mempraktikkan cara cek penerima bansos PKH 2026.

Sejak itulah BPS diberi tugas oleh Bapak Presiden untuk menjadi pengelola data tunggal. Sementara kementerian, lembaga, dan pemda diwajibkan membantu pemutakhiran data untuk diverifikasi dan disetarakan sesuai ukuran BPS, kemudian disajikan dalam pemeringkatan relatif desil 1 sampai desil 10.Menteri Sosial Saifullah Yusuf — dilansir Infopublik

Beda DTKS dan DTSEN

AspekDTKS (lama)DTSEN (berlaku sekarang)
PengelolaKementerian SosialBadan Pusat Statistik (BPS)
Sumber dataPendataan KemensosGabungan DTKS + Regsosek (BPS) + P3KE (Bappenas)
CakupanSekitar 40 persen penduduk termiskinSeluruh penduduk, terperingkat dalam desil 1–10
PemutakhiranBerkala, tidak tetapSetiap triwulan (sekitar 20 Januari, April, Juli, Oktober) lewat ground check Kemensos–pemda, divalidasi BPS
Peran KemensosMengelola data dan menyalurkanHanya menyalurkan; tidak lagi mengolah data

Konsekuensi paling terasa: Kemensos tidak bisa lagi memasukkan nama penerima secara sepihak. Dalam pernyataan lain yang dilansir Bungko.id, Saifullah Yusuf menggambarkan perubahan itu secara gamblang.

Kalau dulu, orang kadang-kadang enggak percaya sama datanya Kemensos, diurus-urus sendiri, setelah itu diintervensi sendiri, habis itu tepuk tangan sendiri. Kini, Kemensos hanya berwenang menyalurkan bansos, bukan mengolah data bansos.Menteri Sosial Saifullah Yusuf — dilansir Bungko.id

Cara Mengusulkan Data ke DTSEN

Tidak ada formulir pendaftaran DTSEN yang dibuka untuk umum seperti mendaftar akun. Yang ada adalah dua jalur pengusulan resmi:

Jalur 1: Lewat Aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos resmi dari Kementerian Sosial di Play Store atau App Store.
  • Buat akun dengan data KTP dan KK, lalu masuk ke menu usulan (fitur usul/sanggah).
  • Kirim usulan untuk keluarga sendiri atau keluarga lain yang dinilai layak, dilengkapi data identitas sesuai dokumen.
  • Usulan masuk ke antrean verifikasi pemerintah daerah dan BPS pada siklus pemutakhiran triwulanan.

Jalur 2: Lewat Desa atau Kelurahan

  • Datang ke kantor desa/kelurahan atau RT/RW setempat dengan membawa KTP dan KK.
  • Sampaikan bahwa keluarga belum tercatat atau datanya sudah tidak sesuai (misalnya ada perubahan anggota keluarga, pekerjaan, atau kondisi rumah).
  • Usulan dibahas dalam musyawarah desa/kelurahan, lalu diteruskan ke Dinas Sosial kabupaten/kota.
  • Data diinput ke sistem, dicocokkan dengan data kependudukan, dan divalidasi BPS sebelum masuk peringkat desil.

Terdaftar di DTSEN Tidak Otomatis Menerima Bansos

Ini bagian yang paling sering disalahpahami. Masuk DTSEN berarti data keluarga tercatat dan terperingkat; bantuan diberikan per program dengan kriteria masing-masing — PKH mensyaratkan komponen (ibu hamil, anak sekolah, lansia, penyandang disabilitas berat), BPNT menyasar penerima sembako, dan seterusnya. Peringkat desil yang tinggi juga bisa membuat keluarga yang sebelumnya menerima menjadi tidak lagi memenuhi syarat.

Karena itu, setelah mengusulkan data, pantau hasilnya secara berkala lewat portal cek bansos resmi dan perhatikan jadwal pencairan bansos PKH tahap 4 2026 bila keluarga termasuk penerima komponen PKH. Waspadai pihak yang memungut biaya dengan janji memasukkan nama ke data penerima — pengusulan resmi tidak dipungut biaya.

Tanya-Jawab

Apakah DTKS masih berlaku untuk menerima bansos?

Tidak lagi sebagai acuan utama. Sejak 2025, penyaluran bansos mengacu pada DTSEN berdasarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025. DTKS menjadi salah satu bahan yang digabungkan ke dalam DTSEN bersama Regsosek dan P3KE.

Bagaimana cara daftar DTSEN agar bisa dapat bansos?

Lewat dua jalur pengusulan: fitur usulan di aplikasi Cek Bansos Kemensos, atau mengusulkan melalui desa/kelurahan yang diteruskan ke Dinas Sosial dan divalidasi BPS. Tidak ada pendaftaran langsung yang menjamin langsung menerima bantuan.

Apa itu desil dan mengapa penting?

Desil adalah peringkat kesejahteraan 1–10 dalam DTSEN. Desil 1 adalah kelompok paling rentan. Program bansos memprioritaskan desil 1–4, sehingga peringkat desil menentukan kelayakan menerima bantuan.

Kapan data DTSEN diperbarui?

Setiap triwulan, sekitar tanggal 20 Januari, April, Juli, dan Oktober, melalui pengecekan lapangan (ground check) oleh Kemensos bersama pemerintah daerah yang kemudian divalidasi BPS.

Sudah terdaftar di DTSEN, kenapa belum dapat bansos juga?

Karena setiap program punya kriteria sendiri di luar peringkat desil — misalnya PKH hanya untuk keluarga dengan komponen tertentu. Terdaftar berarti data tercatat; penerimaan ditentukan per program dan kuota yang tersedia.

Tanya-Jawab

Apakah DTKS masih berlaku untuk menerima bansos?

Tidak lagi sebagai acuan utama. Sejak 2025, penyaluran bansos mengacu pada DTSEN berdasarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025. DTKS menjadi salah satu bahan yang digabungkan ke dalam DTSEN bersama Regsosek dan P3KE.

Bagaimana cara daftar DTSEN agar bisa dapat bansos?

Lewat dua jalur pengusulan: fitur usulan di aplikasi Cek Bansos Kemensos, atau mengusulkan melalui desa/kelurahan yang diteruskan ke Dinas Sosial dan divalidasi BPS. Tidak ada pendaftaran langsung yang menjamin langsung menerima bantuan.

Apa itu desil dan mengapa penting?

Desil adalah peringkat kesejahteraan 1–10 dalam DTSEN. Desil 1 adalah kelompok paling rentan. Program bansos memprioritaskan desil 1–4, sehingga peringkat desil menentukan kelayakan menerima bantuan.

Kapan data DTSEN diperbarui?

Setiap triwulan, sekitar tanggal 20 Januari, April, Juli, dan Oktober, melalui pengecekan lapangan (ground check) oleh Kemensos bersama pemerintah daerah yang kemudian divalidasi BPS.

Sudah terdaftar di DTSEN, kenapa belum dapat bansos juga?

Karena setiap program punya kriteria sendiri di luar peringkat desil — misalnya PKH hanya untuk keluarga dengan komponen tertentu. Terdaftar berarti data tercatat; penerimaan ditentukan per program dan kuota yang tersedia.