Jumat, 6 November 2026  |  Jakarta, Indonesia
mediasharing.web.id  |  Cari berita
Portal berita Indonesia — kabar yang sedang ramai dibicarakan, dirangkum dari sumber tepercaya.
Beranda » Otomotif » Penjualan LCGC Turun 11 Persen, Pembeli Mobil Murah Mulai Naik Kelas
Otomotif

Penjualan LCGC Turun 11 Persen, Pembeli Mobil Murah Mulai Naik Kelas

Bagikan:WhatsAppXFacebook
Buritan Daihatsu Sigra merah dengan emblem SIGRA di bagasi, dari video unggahan @kri.tange di TikTok
Buritan Daihatsu Sigra merah dengan emblem SIGRA. Cuplikan dari video unggahan @kri.tange di TikTok yang menampilkan Sigra 2025.

JAKARTA — Distribusi mobil murah ramah lingkungan (LCGC) sepanjang Januari–September 2026 hanya mencapai 83.997 unit, menurut data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Angka itu turun 11 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yang tercatat 94.327 unit. Penjelasan terbaru datang dari Astra Credit Companies (ACC) di acara Media Meet Up Astra Auto Fest 2026 di Jakarta, Rabu (4/11/2026), seperti dilansir Detik Oto.

Kalau kita melihat penjualan LCGC anjlok 11%, ini sebenarnya bukan karena pembiayaan. Tapi karena mungkin adanya pergeseran di pasar otomotif. Jadi mungkin ada peralihan, mungkin ada perpindahan dari unit-unit LCGC, naik kelasTan Chian Hok, Co-Project Director Astra Auto Fest 2026 sekaligus Chief Marketing & Sales Officer ACC — dilansir Detik Oto

Tan membantah ACC dan Toyota Astra Finance (TAF) memperketat penilaian kredit di tengah penurunan itu. Prinsip penilaiannya, kata dia, tidak berubah, dan kedua perusahaan pembiayaan itu justru menyiapkan paket kredit khusus bagi pembeli mobil pertama maupun calon pembeli LCGC — termasuk yang masih mengumpulkan dana untuk pembelian tunai.

Kalau ditanya apakah kita jadi lebih ketat? Tidak, kita sama sajaTan Chian Hok — dilansir Detik Oto

Daihatsu: Daya Beli Pembeli Pertama Tertekan

Penjelasan berbeda datang dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Di sela Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar, Living World Denpasar, Bali, Rabu (28/10/2026), Domestic Marketing & Corporate Communication Division Head ADM Budi Mahendra menyebut persoalan utama pembeli mobil pertama saat ini adalah daya beli, ditambah persyaratan perusahaan pembiayaan yang lebih ketat.

First car buyer itu sekarang isunya tuh lebih ke daya beli gitu ya. Daya beli terus juga memang ya ada menyebabkan leasing juga yang strict gituBudi Mahendra, Domestic Marketing & Corporate Communication Division Head ADM — dilansir Otomotif

Tekanan itu juga terlihat di jalur ritel. Penjualan ritel LCGC Januari–September 2026 tercatat 90.527 unit, turun 7 persen dari 97.732 unit pada periode pembanding. Artinya, penurunan tidak hanya terjadi pada pengiriman pabrik ke dealer, tetapi juga pada unit yang benar-benar sampai ke konsumen. Menurut Budi, calon pembeli pertama tetap membandingkan mobil listrik, tetapi keputusan akhirnya juga ditentukan layanan purnajual, kemudahan penggunaan, dan nilai jual kembali.

Harga November Belum Bergerak

Di sisi harga, daftar harga November 2026 yang dilansir Medcom menunjukkan belum ada perubahan dibanding bulan sebelumnya. Pintu masuk tiap model, seluruhnya on the road (OTR) Jakarta, adalah sebagai berikut:

ModelVarian termurahHarga OTR Jakarta
Daihatsu Ayla1.0 MRp141.200.000
Daihatsu Sigra1.0 D MTRp144.200.000
Honda Brio SatyaS MTRp170.400.000
Toyota Calya1.2 E M/T BasicRp173.100.000
Toyota Agya1.2 E MTsekitar Rp173,8 juta

Satu selisih antar sumber perlu dicatat terbuka: halaman resmi Daihatsu mencantumkan estimasi Ayla 1.0 M sebesar Rp140.200.000, atau Rp1 juta di bawah daftar harga November di atas. Artikel ini memakai angka daftar harga November untuk tabel, karena itulah acuan periode yang sama dengan judulnya. Untuk Toyota Agya, sumbernya sendiri menegaskan harga yang dikutip mengacu pada Oktober 2026. Di tengah pasar yang lesu itu, Daihatsu sempat menyegarkan Sigra varian 1.2R di GIIAS 2026 pada 31 Juli 2026, dengan harga Rp173.200.000 sampai Rp195.900.000.

Dari 24 Persen Pasar ke Masa Peralihan

Penurunan 2026 bukan gejala satu tahun. Data Gaikindo yang sama menunjukkan distribusi LCGC 204.705 unit pada 2023, lalu 176.766 unit pada 2024, dan 122.686 unit pada 2025 — sebelum 83.997 unit pada sembilan bulan pertama 2026. Sebagai pembanding, pada 2016 distribusinya pernah mencapai 235.171 unit.

PeriodeDistribusi LCGC (wholesales)
2016 (setahun penuh)235.171 unit
2023 (setahun penuh)204.705 unit
2024 (setahun penuh)176.766 unit
2025 (setahun penuh)122.686 unit
Januari–September 202683.997 unit

Ketua Umum Gaikindo Putu Juli mengingatkan program LCGC yang diluncurkan sekitar 2012–2014 sempat mencapai pangsa pasar 24 persen dari total penjualan mobil di Indonesia. Menurut dia, naiknya tren kendaraan listrik ikut menekan LCGC dan mobil konvensional lainnya.

Tapi sekarang karena sudah ada teknologi lain yaitu kendaraan listrik, tren kendaraan listrik memang naik. Itulah salah satu penyebab turunnya LCGC dan mobil konvensional lainnyaPutu Juli, Ketua Umum Gaikindo — dilansir Detik Oto

Pengamat otomotif Yannes Pasaribu, seperti dikutip dalam laporan yang sama, menilai penurunan daya beli akibat inflasi dan suku bunga tinggi sebagai faktor utama, di samping kenaikan harga LCGC sendiri. Putu sendiri menyebut segmen pembeli mobil pertama ke depan tidak harus bertahan pada mesin pembakaran dalam.

Jadi sebenarnya ini masa peralihan. Kalau kita mau mempertahankan segmen pembeli mobil pertama, teknologinya memang harus mengarah ke kendaraan listrikPutu Juli, Ketua Umum Gaikindo — dilansir Detik Oto

Yang Belum Dijawab

Tiga hal belum terjawab dari data sejauh ini. Pertama, apakah kuartal terakhir 2026 membalikkan arah, termasuk lewat Astra Auto Fest 2026 yang digelar 13–15 November 2026 di Astra Biz Center, BSD, Tangerang, dengan program tukar tambah dan paket pembiayaan yang dijanjikan ACC dan TAF. Kedua, seberapa besar porsi mobil listrik murah di bawah Rp200 juta yang benar-benar merebut pembeli pertama, bukan sekadar menambah pilihan. Ketiga, apakah ada insentif khusus untuk segmen ini — sejauh sumber yang dibaca, belum ada keterangan resmi soal itu. Artikel ini akan diperbarui begitu Gaikindo merilis angka kuartal terakhir 2026.

Tanya-Jawab

Apa itu mobil LCGC?

Low Cost Green Car: program mobil murah ramah lingkungan yang diluncurkan sekitar 2012–2014. Modelnya antara lain Daihatsu Ayla dan Sigra, Toyota Agya dan Calya, serta Honda Brio Satya.

Berapa penjualan LCGC Januari–September 2026?

Sebanyak 83.997 unit secara wholesales (distribusi pabrik ke dealer), turun 11 persen dari 94.327 unit pada Januari–September 2025. Penjualan ritelnya 90.527 unit, turun 7 persen dari 97.732 unit.

Kenapa penjualan LCGC turun?

Penjelasannya berbeda-beda menurut pihak yang berbicara. ACC menyebut pergeseran konsumen naik kelas dan membantah pengetatan kredit. Gaikindo menyebut persaingan mobil listrik dan melemahnya daya beli. Daihatsu menyebut daya beli pembeli pertama dan persyaratan leasing yang lebih ketat. Artikel ini tidak menetapkan satu sebab tunggal.

Berapa harga LCGC termurah November 2026?

Menurut daftar harga November 2026, Daihatsu Ayla 1.0 M seharga Rp141.200.000 OTR Jakarta. Halaman resmi Daihatsu mencantumkan estimasi Rp140.200.000 untuk varian yang sama — selisih Rp1 juta antar sumber, ditulis terbuka di artikel.

Apakah ada promo akhir tahun untuk pembeli LCGC?

Astra Auto Fest 2026 digelar 13–15 November 2026 di Astra Biz Center, BSD, Tangerang. ACC dan TAF menyatakan menyiapkan paket kredit khusus bagi pembeli mobil pertama dan calon pembeli LCGC, tetapi rincian paketnya belum diumumkan lengkap.